ANALYSIS OF THE FINANCIAL SOUNDNESS LEVEL OF BRI BANK AND BSI BANK USING THE RBBR METHOD

Authors

  • Nisrina Aufa Diwakutanisa Stie Sutaatmadja
  • Kenny Philip
  • Ismaya
  • Sri Mulyati

Abstract

The growth of banking assets in Indonesia over the past five years has shown a significant increase. PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) has consistently recorded asset growth, although its growth rate has declined each year. Meanwhile, PT Bank Syariah Indonesia (BSI) experienced rapid asset growth following its merger in 2021. This phenomenon confirms that a bank’s soundness is not determined solely by asset expansion, but also by the quality of financing, corporate governance, profitability, and capital adequacy. This study aims to analyze and compare the soundness levels of BRI and BSI during the 2020–2024 period using the Risk-Based Bank Rating (RBBR) method, which consists of four main factors: Risk Profile (NPL and LDR for BRI; NPF and FDR for BSI), Good Corporate Governance (GCG), Earnings (ROA and NIM), and Capital (CAR). This research employs a descriptive quantitative approach using secondary data obtained from annual financial reports, which were then analyzed based on the RBBR composite rating. The results show that, overall, BRI and BSI were categorized as “Very Healthy” from 2021 to 2024. The only exception was BSI in 2020, which was categorized as “Healthy” due to the merger phase. BRI demonstrates stronger profitability, as reflected in its higher NIM, while BSI shows stronger performance in liquidity and corporate governance.In conclusion, both banks have a very strong soundness profile, although each has different strengths. These findings have implications for strategies aimed at strengthening competitiveness and enhancing national banking supervision.

References

Antonio, M. S. (2001). Bank Syariah: Dari Teori ke Praktik. Jakarta: Gema Insani.

Ascarya. (2007). Akad dan Produk Bank Syariah. Jakarta: Rajawali Pers.

Bisnis.com. (2025, Februari 12). Bisnis.com. Diambil kembali dari Rapor Cuan BRI (BBRI) Sepanjang 2024: https://finansial.bisnis.com/read/20250212/90/1838904/rapor-cuab-bri-bbri-sepanjang-2024

Committee, C. (2024, April 4). Cadbury report, Financial Aspect of Corporate Governance. Diambil kembali dari Laporan Cadbury: https://en.m.wikipedia.org/wiki/Cadbury_Report?hl=id-ID

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. London: SAGE Publication, Inc.

Desvianti, D. G. (2024). Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Bank Konvensional dan Syariah. Lan Tabur : Jurnal Ekonomi Syariah 3(2) , 192-205.

Dwihandayani, D. (2017 ). Analisis Kinerja Non Performing Loan (NPL) Perbankan Di Indonesia dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi NPL. Jurnal Ilmiah Manajemen.

Dwihandayani, D. (2017). Analisis Kinerja Non-Performing Loan bank Konvensional di indonesia . Jurnal Ekonomi & Bisnis, 10(2), 45-56.

Gumanti, T. A. (2009). Teori Sinyal Dalam Pengungkapan Informasi Akuntansi. Yogyakarta : BPFE.

Indonesia, B. (2004). PBI No. 6/10/PBI/2004 tentang Sistem Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum.

Indonesia, B. (2006). Peraturan Bank Indonesia Nomor 8/4/PBI/2006 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance bagi Bank Umum. Jakarta: Bank Indonesia.

Indonesia, B. (2011). Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum.

Indonesia, B. (2011). Peraturan Bank Indonesia Nomor 13/1/PB/2011 Tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum. Jakarta: Bank Indonesia.

Indonesia, B. (2018). Laporan Perekonomian Indonesia 2018. Jakarta: Bank Indonesia.

Indonesia, B. S. (2024, November 26). Bank Syariah Indonesia. Diambil kembali dari BSI Konsisten Tingkatan GCG, 3 Tahun Berturut Raih Predikat Indonesia Most Trusted companies. : https://www.bankbsi.co.id/news-update/berita/bsi-konsisten-tingkatkan-gcg-3-tahun-berturut-raih-predikat-indonesia-most-trusted-companies#:~:text=Direktur%20Compliance%20and%20Human%20Capital,dan%20manajemen%20risiko%20yang%20kuat

Kasmir. (2016). Manajemen Perbankan. Jakarta : Rajawali Pers.

Kasmir. (2019). Analisis laporan keuangan (edisi revisi). Jakarta: Rajawali Pers. 5(2), 34-41.

Kerlinger, F. N. (1973). Foundations of Behavioral Research. New york : Holt, Rinehart and Wiston.

keuangan, O. J. (2016). Peraturan OJK Nomor 4/POJK.03/2016 Tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum.

Keuangan, O. J. (2016). Peraturan OJK Nomor 55/POJK.03/2016 Tentang Penerapan Tata kelola bagi Bank Umum. Jakarta: OJK.

Keuangan, O. J. (2017). Surat Edaran OJK Nomor 14/SEOJK.03/2017 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum. Jakarta: OJK.

Keuangan, O. J. (2020). Peraturan OJK Nomor 12/POJK.03/2020 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. Jakarta: OJK.

Keuangan, O. J. (2021). Peraturan OJK Nomor 12/POJK.03/2021 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum. Jakarta: OJK.

Kusnanto, A. (2017). Analisis Rentabilitas Bank Konvensional di Indonesia. Jurnal Keuangan dan Perbankan, 21 (1), 77-88.

Muhammad. (2005). Manajemen Bank Syariah. Yogyakarta : UPP STIM YKPN.

Medyawicesar, A. T. (2018). Analisis Loan to Deposit Ratio Terhadap Kinerja Bank. Jurnal Akuntansi Keuangan, 6(1), 101-112.

Medyawicesar, H. T. (2018). Analisis Komponen Tingkat Kesehatan Bank Terhadap Harga Saham Bank Umum Swasta Nasional Devisa Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2012-2016. Jurnal Ekonomi. Journal of Business Management Education (JBME).

Mia Kurniati, A. (2021). ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN BUS DAN UUS ANTARA . Jurnal REKSA: Rekayasa Keuangan, Syariah, dan Audit, 91.

Munandar, A. (2022). Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Financing To Deposit Ratio (FDR) Serta Implikasinya Terhadap Return On Asstes (ROA) Dan Net Operating Margin (NOM) Pada Bank Umum Syariah Periode Januari 2014 – September 2021. Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah.

Nurita, L. (2021). Analisis Komparatif Tingkat Kesehatan Bank Syariah dan Bank Konvensional Menggunakan Metode RBBR. Jurnal Ekonomi Syariah 9(3), 210-222.

NURITA, L. (21). ANALISIS KOMPARATIF TINGKAT KESEHATAN BANK SYARIAH DAN BANK . UNIVERSITAS ISLAM NEGERI WALISONGO, 300.

OJK. (2017). Surat Edaran OJK No. 14/SEOJK.03/2017 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum.

Purwanto, I. (2017). Analisis Perbandingan Tingkat Kesehatan Bank Umum Syariah dan bank Umum Konvensional di Indonesia menurut Metode RBBR. Jurnal Ekonomi dan Perbankan, 12(3), 89-104.

Putri, R. D. (2021). Perbandingan tingkat kesehatan kinerja BCA konvensional dan BCA syariah dengan metode RGEC. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 12(3), 555-570.

Rahmatika, D. N. (2016). Determinant Factor Influencing the Level of Fraud and Implication to Quality of Financial Reporting. International Journal of Applied Business and Economic Research, 14(14), 861-879.

Ramdhani, U. (2018). Konsep Dasar Bank Syariah dan Bank Konvensional. Jurnal Ekonomi Islam, 5(2), 34-41.

Rini Puji Astuti, I. M. (2024, Juni 3). Sistem Dan Kebijakan Perbankan Di Indonesia. Retrieved from GJMI: https://gudangjurnal.com/index.php/gjmi/article/view/497

Sugiono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiri, S. &. (2016). Analisis Perbedaan Penilaian Tingkat Kesehatan Bank dengan Pendekatan CAMELS dan RBBR. JRAK Vol. 4 No. 2.

Suryani, S. (2012). Analisis Pengaruh Financing to Deposit Ratio (FDR) Terhadap Profitabilitas Pervankan Syariah di Indonesia. Jurnal Akuntansi dan Pajak.

Ulfa, A. (2018). Pengaruh Return on Assets, Return on Equity, Net Interest Margin, Net Profit Margin, Earning per Share dan Income terhadap Stock Price Sektor Perbankan Tahun 2016-2020. Jurnal Keuangan dan Perbankan.

Published

2026-04-30

How to Cite

Diwakutanisa, N. A., Philip, K., Ismaya, & Mulyati, S. (2026). ANALYSIS OF THE FINANCIAL SOUNDNESS LEVEL OF BRI BANK AND BSI BANK USING THE RBBR METHOD . JBFI (Journal of Banking and Financial Innovation), 5(01). Retrieved from https://ojs.stiesa.ac.id/index.php/jbfi/article/view/1689

Issue

Section

Articles